KEGIATAN - SPW SAKA

SELLING DAY - SPW SAKA

Kegiatan Selling Day merupakan salah satu kegiatan riil belajar bisnis yang paling dekat dengan siswa, mudah direalisasikan sebagai langkah awal siswa belajar bisnis, mengenal wirausaha melalui praktek, membentuk budaya bisnis dalam jiwanya secara bertahap untuk dapat dilakukan tindakan evaluasi dan menindaklanjuti kegiatannya.

Kegiatan ini diadakan dengan memberikan kesempatan kepada kelompok siswa yang memiliki ide bisnis berjualan di sekolah dengan memanfaatkan potensi konsumen di sekolah dan di lingkungan sekolah. Kegiatan satu hari berjualan ini dapat dimanfaatkan siswa mulai dari persiapan, penjualan hingga membuat laporan kegiatan dan laporan keuangannya.

 

PENJUALAN ONLINE & OFFLINE

Siswa yang masuk dalam kelas wirausaha terus berupaya menjual produk secara online dan offline untuk mendapatkan omset penjualan.  Produk yang dijual berasal dari reseller dari rekanan  siswa sendiri maupun dari teman, dari pembimbing SPW serta produk hasil karya dari divisi bisnis yang ada. Penjualan online dilakukan dengan platform digital melalui pemanfaatn berbagai sosial media (Whatsapp, Facebook dan instagram). Sedangkan untuk penjualan offline siswa difasilitasi untuk menuual secara berkelompok/ individu di lingkungan sekolah dan lingkungan tempat tinggal siswa dengan penjualan langsung menawarkan kepada konsumen secara tatap muka.

Kegiatan berbasis omset ini dilakukan siswa dengan melaporkan omset penualannya setiap ahir bulan kepada pembimbing untuk direkap dan dievaluasi untuk diupayakan terus ditingkatkan.

 

KEGIATAN PENUNJANG WAWASAN KEWIRAUSAHAAN

1. Workshop Kewirausahaan

Workshop kewirausahaan dilaksanakan dengan mendatangkan narasumber dari pelaku bisnis untuk menambah wawasan dan memotivasi siswa untuk mengembangkan kegiatan bisnisnya.

2. Pelatihan kewirausahaan

Pelatihan yang pernah diadakan yaitu berkaitan dengan pemanfaatan barang bekas yang dapat diambil dari pemanfaatan barang bekas sebagi upaya pembentukan karakter wirausaha dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan memberikan wawasan tentang pemanfaatan barang bekas, diharapkan siswa dapat memeliki kepedulian terhadap barang-barang bekas agar tidak dibuang secara sembarangan dan juga dapat memeberikan motivasi kepada siswa untuk dapat memenfaatkan barang bekas secara kreatif.

3. Pameran

Siswa kelas wirausaha juga diarahkan untuk memanfatkan event-event di lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat untuk mengambil peluang usaha dan sebagai sarana promosi dengan mengikuti pameran yang bersifat rutin maupun pada event yang insidental.

4. Studi banding Ke Sekolah Lain

Kegiatan studi banding dilakukan dengan tujuan untuk menambah wawasan khususnya yang berkaitan dengan program pengembangan produk kretif dan kewirausahaan yang telah dilaksanakan di sekolah tujuan kunjungan.

 

 

  

G a l l e r y   S P W